Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ketegangan Geopolitik Mendorong Kenaikan Minyak Mentah AS di Tengah Ketidakpastian yang Persisten
Harga minyak mentah meningkat pada hari Jumat karena para investor menghadapi ketidakpastian yang semakin meningkat seputar resolusi yang diusulkan yang dipimpin oleh AS untuk konflik Rusia-Ukraina. Kontrak berjangka Minyak Mentah WTI untuk pengiriman Januari naik $0,18, yang berarti peningkatan 0,31%, ditutup pada $58,83 per barel.
Negosiasi Perdamaian Menambah Lapisan Kompleksitas
Inisiatif perdamaian 10 poin yang baru saja diumumkan oleh pemerintahan Trump yang bertujuan untuk menyelesaikan ketegangan yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina telah memicu tanggapan yang beragam. Sementara Presiden Ukraina Zelenskyy menunjukkan dukungan bersyarat—mengakui ketentuan kecil yang memerlukan diskusi lebih lanjut dengan Trump—sikap Presiden Rusia Putin memperkenalkan komplikasi yang signifikan. Keberatan Putin untuk mempertahankan wilayah yang saat ini dikuasai Rusia dan ancamannya yang tersirat untuk melanjutkan aksi militer telah muncul sebagai hambatan besar untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Duta Besar AS Steve Witkoff dijadwalkan tiba di Rusia minggu depan untuk diskusi diplomatik, dan kunjungan Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll minggu ini menegaskan komitmen pemerintahan untuk menjembatani perdamaian. Namun, premi risiko geopolitik yang tersemat dalam harga minyak mentah mencerminkan kekhawatiran investor bahwa negosiasi ini mungkin tidak berhasil.
Sanksi Barat Memperkuat Tekanan pada Sektor Energi Rusia
AS dan sekutunya di Barat telah meningkatkan tekanan pada Rusia melalui sanksi yang ditargetkan terhadap produsen minyak utama, terutama Rosneft dan Lukoil. Langkah-langkah ini berdampak signifikan pada aliran pendapatan minyak Rusia, menciptakan dinamika sisi penawaran tambahan yang mendukung penilaian minyak mentah yang lebih tinggi dalam jangka pendek.
Fundamental Penawaran-Permintaan Melukiskan Gambaran Campuran
Data inventaris terbaru mengungkapkan sinyal yang bertentangan. Administrasi Informasi Energi AS melaporkan bahwa stok minyak mentah meningkat sebesar 2,77 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 21 November, membalikkan penurunan 3,426 juta barel pada minggu sebelumnya. Secara bersamaan, data Baker Hughes menunjukkan bahwa rig minyak aktif di AS menyusut ke level terendah dalam empat tahun, menandakan aktivitas pengeboran yang berkurang dan berpotensi membatasi pertumbuhan produksi di masa depan.
Keputusan Output OPEC Menjadi Penting
Aliansi OPEC menghadapi momen krusial saat negara-negara anggotanya berkumpul pada hari Minggu untuk menentukan kebijakan output. Sementara kartel telah menerapkan peningkatan produksi yang modest sebesar 137.000 barel per hari untuk bulan Desember, mereka secara tidak terduga menghentikan kenaikan lebih lanjut yang dijadwalkan untuk kuartal pertama tahun 2026. Peserta pasar memperkirakan OPEC akan mempertahankan level output saat ini pada pertemuan akhir pekan ini, sebuah keputusan yang dapat secara signifikan memengaruhi trajektori minyak mentah.
Perubahan Kebijakan Moneter Mungkin Membentuk Dinamika Minyak
Prospek pengurangan suku bunga Federal Reserve AS telah mendapatkan kredibilitas setelah komentar dovish dari beberapa pejabat Fed. Laporan yang menyatakan bahwa Kevin Hassett, kepala Dewan Ekonomi Nasional, adalah kandidat terdepan untuk menggantikan Ketua Fed Jerome Powell pada tahun 2026 telah memperkuat ekspektasi untuk lingkungan suku bunga yang lebih rendah. Advokasi Hassett yang terdokumentasi untuk kebijakan moneter akomodatif sejalan dengan preferensi administrasi yang berlaku.
Para analis berpendapat bahwa konvergensi pertemuan OPEC pada hari Minggu dan pertemuan Fed pertengahan Desember kemungkinan akan menentukan bias arah harga minyak mentah dalam beberapa minggu mendatang, dengan kedua peristiwa tersebut membawa implikasi substansial bagi pasar energi.