IMF memperingatkan bahwa stablecoin dapat memperburuk arus keluar modal dari pasar negara berkembang, kata para ahli: Ukuran saat ini tidak cukup untuk menyebabkan risiko sistemik

GateNews
USDC-0,01%

Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan dalam laporan “Understanding Stablecoins” terbarunya bahwa stablecoin yang dipatok ke dolar AS dapat menyebabkan substitusi mata uang dan risiko arus keluar modal di pasar negara berkembang yang rentan, melemahkan stabilitas mata uang lokal. Namun, beberapa ahli mengatakan bahwa ukuran pasar stablecoin saat ini masih belum cukup untuk memberikan dampak yang signifikan pada ekonomi makro global.

Laporan tersebut menyoroti bahwa stablecoin dapat melewati perantara keuangan tradisional, sehingga menghindari langkah-langkah manajemen arus modal (CFM), sehingga memudahkan dana untuk bergerak melintasi perbatasan selama periode kepanikan pasar dan mempercepat depresiasi mata uang. Nilai pasar gabungan stablecoin arus utama seperti USDT dan USDC telah mencapai $264 miliar, yang mendekati cadangan devisa Prancis dan melampaui banyak negara seperti Inggris, Israel, dan Uni Emirat Arab. Namun, “setara dolar” ini lebih banyak digunakan dalam perdagangan mata uang kripto daripada dalam pengelolaan uang dunia nyata atau menghindari peraturan.

Noelle Acheson, penulis “Crypto is Macro Now”, percaya bahwa meskipun nilai pasar stablecoin telah melonjak dari $5 miliar pada tahun 2020 menjadi hampir $300 miliar, itu masih jauh lebih kecil daripada basis moneter global dolar AS, dan dampak keseluruhan pada keuangan makro terbatas. Dia menunjukkan bahwa sekitar 80% penggunaan stablecoin terkonsentrasi dalam transaksi kripto, sehingga sulit untuk memiliki dampak substansial pada pasar negara berkembang. Selain itu, meskipun Undang-Undang GENIUS mengakui beberapa stablecoin sebagai alat pembayaran yang sah, mereka tidak akan berlaku hingga 2027, dan pasar negara berkembang mungkin masih membatasi penggunaan stablecoin.

David Duong, kepala penelitian di lembaga kepatuhan CEX, juga mengatakan bahwa stablecoin dapat mempercepat tren dolarisasi di beberapa negara, tetapi skalanya masih lebih rendah daripada investasi lintas batas tradisional dan arus obligasi, dan dampaknya terhadap risiko sistemik terbatas. Dibandingkan dengan triliunan dolar dalam transaksi harian di pasar valuta asing, volume stablecoin saat ini masih dalam tahap awal.

Menurut data IMF, sejak 2022, arus stablecoin lintas batas telah melampaui aset kripto tanpa jaminan, dengan kawasan Asia-Pasifik memimpin dalam ukuran absolut, sementara negara berkembang seperti Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin telah mengalami pertumbuhan yang signifikan karena permintaan yang kuat untuk pembayaran dolar AS. Meskipun volume transaksi terkait diperkirakan akan mencapai $1,5 triliun pada tahun 2024, volume transaksi tersebut masih menyumbang hanya sebagian kecil dari pasar pembayaran global.

Secara keseluruhan, peringatan risiko IMF untuk pasar negara berkembang berwawasan ke depan, tetapi stablecoin masih cukup jauh dari memicu tekanan keuangan sistemik. Seiring dengan memperkuat regulasi dan perumusan kebijakan, dampak stablecoin di masa depan masih harus dilihat. (Meja Koin)

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Polymarket 预测 USDT 年底市值达 2000 亿美元概率 79%,USDC 达 1000 亿美元概率 60%

Artemis数据显示,Polymarket预测到年底USDT市值将达2000亿美元概率为79%,USDC为1000亿美元概率为60%。USDT需上涨8%,USDC需上涨23%才能达到目标。2025年均对应36%和72%的增长。

GateNews1jam yang lalu

Circle 推出开源 AI 工具 Circle Skills,支持 USDC 等稳定币应用开发

Circle 于 3 月 14 日推出开源 AI 工具 Circle Skills,帮助开发者构建基于稳定币的应用,支持 USDC、EURC 等,并与多种 AI Agent 工具配合使用,对推动 Agentic Economy 发展具有重要意义。

GateNews3jam yang lalu

USDC Overtook USDT in Adjusted YTD Volume, Says Mizuho

Analysts at Mizuho say a shift in stablecoin usage is underway, with a Circle-issued dollar-pegged token appearing to surpass its main rival in on-chain transaction volume for the first time since 2019. In a Friday research note, the bank highlighted year-to-date adjusted volumes of about $2.2

CryptoBreaking6jam yang lalu

亿万富翁投资人Stanley Druckenmiller:稳定币或成未来支付系统基础设施

亿万富翁投资人Stanley Druckenmiller认为未来10至15年支付系统将普遍采用稳定币,如USDT和USDC,而比特币则已成为价值储存工具。他对大部分加密资产持怀疑态度,认为美元的全球储备货币地位可能会被某种加密资产取代。

GateNews11jam yang lalu

Circle Tests AI Agents With $30K USDC Hackathon Trial

Circle’s AI hackathon produced 204 submissions, 1,352 valid votes, and over 9,700 comments in five days. Agents built projects across commerce, smart contracts, and skills using USDC incentives. Experiment revealed rule-breaking, vote collusion, and possible human activity among AI

CryptoFrontNews12jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar