Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Seorang pemain fintech besar memberikan mantan karyawan jendela tak terduga untuk mencairkan kepemilikan ekuitas mereka—namun ada syaratnya. Menurut laporan terbaru Financial Times, perusahaan tersebut meluncurkan program pembelian kembali yang memungkinkan mantan anggota tim menjual saham mereka dengan diskon 30% dari valuasi saat ini.
Langkah ini dilakukan saat valuasi perusahaan teknologi swasta menghadapi pengawasan yang semakin ketat. Meskipun diskon tersebut terasa menyakitkan, sebenarnya ini menjadi penyelamat bagi banyak orang yang terjebak dalam posisi tidak likuid sejak keluar. Sebagian besar startup tidak menawarkan opsi pasar sekunder, sehingga mantan karyawan hanya bisa melihat keuntungan di atas kertas menguap atau tetap beku tanpa batas.
Apa yang membuat ini menonjol? Waktunya. Saat musim dingin pendanaan berlarut-larut dan jendela IPO tetap tertutup, peristiwa likuiditas semakin langka. Mantan staf yang pergi dengan kompensasi ekuitas kini memiliki jalur keluar yang nyata—meskipun harus menerima potongan nilai.
Bagi perusahaan, ini adalah langkah strategis. Mengkonsolidasikan saham dari alumni mengurangi kompleksitas cap table dan menjaga kepemilikan tetap terpusat di antara pemangku kepentingan yang aktif. Diskon 30% mencerminkan realitas pasar sekaligus menunjukkan nilai yang diberikan perusahaan untuk merapikan struktur ekuitas lama.
Apakah ini akan menjadi template bagi perusahaan tahap akhir lainnya masih harus dilihat. Namun ini adalah data penting yang patut dicermati saat pasar privat menyesuaikan ekspektasi mengenai valuasi dan akses likuiditas.