Baru-baru ini saya melihat demonstrasi pengendalian jarak jauh robot humanoid, teknologi yang digunakan cukup keren.
Operator berada di suatu tempat di Asia Tenggara, hanya perlu memakai perangkat XR headset, sudah bisa mengendalikan robot yang berada di San Francisco, 7000 mil jauhnya—jarak yang melintasi lebih dari setengah bumi.
Prinsip kerja sistem kendali jarak jauh ini sebenarnya tidak rumit: headset akan terus melacak perubahan postur tubuh dan gerakan anggota badan, lalu sistem akan menerjemahkan data gerakan tersebut secara real-time menjadi perintah kontrol yang bisa dipahami robot. Seluruh prosesnya hampir tanpa penundaan yang terlihat, manusia bergerak, robot pun langsung mengikuti.
Singkatnya, manusia dijadikan sebagai "joystick" robot secara langsung. Jika teknologi ini matang dan diterapkan, peluang penggunaan di skenario seperti pekerjaan jarak jauh atau operasi di lingkungan berbahaya masih sangat besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DegenWhisperer
· 2025-12-10 17:23
Pengendalian waktu nyata sejauh 7000 mil? Bagaimana cara mengendalikan keterlambatannya... Jika benar-benar tidak ada lag, itu benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
RugpullTherapist
· 2025-12-08 16:32
Bro, ini adalah masa depan, aku sekarang mulai curiga apakah pekerjaanku akan tergantikan.
Lihat AsliBalas0
zkProofGremlin
· 2025-12-08 00:40
Bro, bukankah ini persis seperti di Avatar? Sekarang benar-benar akan jadi kenyataan?
Lihat AsliBalas0
ContractFreelancer
· 2025-12-07 17:57
Gila, kontrol delay-nya rapi banget, 7000 mil tanpa lag? Gimana caranya, harus bongkar detail teknisnya nih.
Lihat AsliBalas0
WalletDetective
· 2025-12-07 17:57
Operator yang berada jauh di Asia Tenggara masih bisa mengendalikan robot yang berjarak 7000 mil dalam hitungan detik, kontrol dengan latensi seperti ini luar biasa, jauh lebih baik dari pengalaman saya bermain game blockchain.
Lihat AsliBalas0
LuckyBlindCat
· 2025-12-07 17:49
Haha, saya cuma mau tanya, benar-benar tidak ada delay? Sinyalnya bisa se-stabil itu?
Lihat AsliBalas0
LiquidatorFlash
· 2025-12-07 17:48
7000 mil tanpa penundaan? Ini sama sekali tidak memperhitungkan ambang risiko fluktuasi jaringan, sekali terjadi packet loss langsung likuidasi...
Lihat AsliBalas0
AirdropFreedom
· 2025-12-07 17:44
Mengendalikan pegangan robot dari jarak 7000 mil, teknologi ini benar-benar akan lepas landas.
Baru-baru ini saya melihat demonstrasi pengendalian jarak jauh robot humanoid, teknologi yang digunakan cukup keren.
Operator berada di suatu tempat di Asia Tenggara, hanya perlu memakai perangkat XR headset, sudah bisa mengendalikan robot yang berada di San Francisco, 7000 mil jauhnya—jarak yang melintasi lebih dari setengah bumi.
Prinsip kerja sistem kendali jarak jauh ini sebenarnya tidak rumit: headset akan terus melacak perubahan postur tubuh dan gerakan anggota badan, lalu sistem akan menerjemahkan data gerakan tersebut secara real-time menjadi perintah kontrol yang bisa dipahami robot. Seluruh prosesnya hampir tanpa penundaan yang terlihat, manusia bergerak, robot pun langsung mengikuti.
Singkatnya, manusia dijadikan sebagai "joystick" robot secara langsung. Jika teknologi ini matang dan diterapkan, peluang penggunaan di skenario seperti pekerjaan jarak jauh atau operasi di lingkungan berbahaya masih sangat besar.