Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perlombaan AI Agent semakin memanas—semua orang meluncurkan produknya sendiri. Tapi ada satu hal yang jarang dibahas: apa sebenarnya model pendapatannya?
Pertanyaan ini terus menghantui saya sejak Warden Protocol merilis pembaruan Warpshot mereka. Kerangka kerja yang mereka susun sebenarnya cukup sederhana, namun sebagian besar tim sama sekali melewatkan hal ini:
Kamu membangun agent. Luncurkan secara live di Studio. Buat token native untuk agent tersebut. Lalu salurkan seluruh permintaan pengguna melalui ekonomi token itu.
Terdengar sederhana di atas kertas. Tapi desain monetisasi? Di sinilah kebanyakan proyek gagal. Kamu tidak bisa sekadar menempelkan token pada sebuah agent lalu menyebutnya model bisnis. Token tersebut harus punya utilitas di luar sekadar spekulasi—biaya transaksi, bobot tata kelola, tingkatan akses, atau sesuatu yang benar-benar menciptakan siklus permintaan.
Pendekatan Warpshot mencoba menyelesaikan ini dengan mengaitkan aktivitas agent langsung pada sirkulasi token. Apakah ini bisa berkembang masih perlu dibuktikan, tapi setidaknya ada yang mulai mengajukan pertanyaan yang tepat, bukan sekadar meluncurkan chatbot baru dengan simbol ticker.