Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ancaman komputasi kuantum terlalu dibesar-besarkan? Ini yang sebenarnya harus dikhawatirkan oleh blockchain
【Bitpush】Ancaman komputasi kuantum sebenarnya agak dibesar-besarkan.
Penelitian terbaru menunjukkan, komputer kuantum yang benar-benar bisa membobol sistem kriptografi modern, pada dasarnya tidak akan terwujud sebelum 2030. Tapi ini bukan berarti kita bisa sepenuhnya santai—salah satu institusi investasi papan atas mengajukan solusi cerdas: mulai sekarang gunakan skema enkripsi hybrid.
Kenapa? Karena ada teknik serangan yang disebut “kumpulkan data dulu, nanti setelah komputer kuantum jadi baru didekripsi”. Cara ini memang cukup mengancam enkripsi komunikasi tradisional, tapi dampaknya ke tanda tangan digital blockchain relatif terbatas. Jadi, proyek on-chain tidak perlu buru-buru ganti algoritma tanda tangan, bisa pelan-pelan.
Namun, Bitcoin menghadapi masalah yang agak unik. Mekanisme tata kelolanya lambat sekali untuk diubah, ditambah banyak koin awal yang kemungkinan sudah hilang tersimpan di alamat yang rentan terhadap serangan kuantum, sehingga perlu rencana migrasi yang matang. Kondisi privacy chain lebih mendesak, karena data transaksi sudah terenkripsi dari awal, jadi perlindungan pasca-kuantum harus segera disiapkan.
Intinya, dibanding ancaman kuantum yang masih jauh, celah keamanan dalam kode saat ini justru lebih perlu dikhawatirkan. Industri butuh strategi realistis tujuh langkah, bukan panik gara-gara skenario fiksi ilmiah.