Guncangan Pasar Kopi: Kekeringan di Brasil Mengirim Harga Arabika Melonjak

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Brasil mengalami masa kering dan para pedagang kopi panik—secara harfiah. Kontrak berjangka arabika bulan Maret melonjak +7,40% hari ini setelah data cuaca menunjukkan Minas Gerais (zona arabika terbesar Brasil) hanya mendapatkan 26,4mm hujan minggu lalu, kekurangan 49% dari normal.

Inilah plot twistnya: Trump baru saja mengecualikan kopi Brasil dari tarif kemarin, yang seharusnya menghancurkan harga, tetapi tidak—kekhawatiran pasokan yang menang.

Kisah nyata:

  • Stok arabika ICE mencapai terendah 1,75 tahun (398,645 kantong)
  • Importir AS meninggalkan kontrak kopi Brasil karena tarif; impor turun 52% Agustus-Oktober dibandingkan tahun lalu
  • Produksi kopi Vietnam meningkat—naik 13,4% YoY ekspor, perkiraan produksi +6% menjadi 1,76 MMT

Kartu liar jangka panjang: StoneX mengatakan bahwa hasil panen Brasil 2026/27 akan melonjak +29% YoY menjadi 47,2 juta kantong. Itu adalah BANYAK pasokan yang akan datang. Produksi kopi global juga tren naik—USDA memperkirakan 2025/26 pada rekor 178,68 juta kantong.

Jadi intinya: kekeringan Brasil = dukungan jangka pendek untuk harga saat ini. Tetapi peningkatan Vietnam + panen besar Brasil yang akan datang = masalah di depan untuk para bull. Permainan pengetatan komoditas klasik.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan