Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Berapa lama "pembatas" stablecoin bank sentral Inggris akan diberlakukan?
Bank of England baru-baru ini mengirimkan sinyal penting: batas kepemilikan stablecoin tidak akan dicabut dengan mudah.
Wakil Gubernur Sarah Breeden bicara blak-blakan—apa jadinya jika stablecoin berkembang tanpa batas di Inggris? Likuiditas bank komersial bisa kering, pinjaman untuk bisnis dan rumah tangga menyusut, dan seluruh sistem keuangan bisa terguncang.
Melihat Pembatasan, Memahami Pertimbangan Sebenarnya Inggris
Skema Inggris tampak sangat “konservatif”: individu maksimal memegang £10.000-£20.000 stablecoin, perusahaan £10 juta, perusahaan besar mungkin dapat pengecualian. Tapi di balik kerangka ini, sebenarnya bank sentral sedang menanyakan pertanyaan mendasar—Ketika aset digital menjadi “celengan” baru, bagaimana nasib bank tradisional?
Pembagian tugas pengawasan juga menarik: Bank of England fokus pada stablecoin poundsterling (risiko sistemik lebih tinggi), lainnya diserahkan kepada Financial Conduct Authority (FCA) dengan pengawasan lebih longgar. Pada saat yang sama, bank sentral bersama Kementerian Keuangan juga sedang merancang “rencana darurat jika stablecoin kolaps”—kalau ada mata uang digital besar yang runtuh, bagaimana agar tidak menyeret seluruh sistem keuangan.
“Perang Diam-diam” AS-Inggris soal Stablecoin
Menariknya, pendekatan hati-hati Inggris justru menunjukkan kenyataan: Amerika Serikat sudah selangkah lebih maju. UU GENIUS yang baru disahkan telah memberi lampu hijau untuk stablecoin dolar AS, dan Inggris kini sedang mengejar—membatasi sambil mengamati, takut ketinggalan tapi juga takut kekacauan.
Kesimpulannya: sikap bank sentral Inggris adalah “kalian boleh main stablecoin, tapi saya harus memastikan sistem perbankan tidak kolaps dan stabilitas keuangan tetap terjaga.” Berapa lama “memastikan” ini? Tergantung bagaimana perkembangan pasar.